Minggu, 24 Maret 2019

Tips Agar Tidak Terjerat Utang Kartu Kredit Dari BCA

Tips Agar Tidak Terjerat Utang Kartu Kredit Dari BCA

Kartu Kredit memiliki sejumlah manfaat dan memberikan banyak kemudahan bertransaksi bagi para pemegangnya. Namun, juga memiliki dampak buruk bagi yang tidak bijak dalam menggunakan. Salah satunya adalah terlilit jerat utang.

Executive Vice President BCA, Divisi Kredit Konsumer, Felicia Mathilda Simon, mengatakan hal yang paling penting dalam memanfaatkan kartu kredit adalah menyesuaikan belanja dengan kemampuan finansial.

"Kita harus ukur kemampuan kita saat melakukan spending," kata dia kepada Merdeka.com, di ICE BSD, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (22/2).

Dia mengakui bahwa beragam promo yang ditawarkan memang menjadi godaan tersendiri bagi pemegang kartu kredit. Oleh karena itu, harus diputuskan apakah barang yang ditawarkan memang benar-benar dibutuhkan.

"Kan ada banyak juga kan godaan-godaan, ada promo ini, promo itu. Kita harus mampu mengelola apakah kita pertama, perlu tidak kita beli," jelas dia.

"Kedua secara finansial kita sudah siap tidak secara finansial. Kan suka lupa tuh. Kepingin beli, sudah beli, gesek-gesek kartu kreditnya. Pas disuruh bayar ada sedikit gangguan di sana. (Perlu) disiplin untuk mengatur keuangan," imbuhnya.

Di temui di tempat yang sama, Executive Vice President BCA, Divisi Transaction Banking Business Development, Mira Wibowo, menegaskan bahwa para pemegang kartu kredit harus menyadari bahwa kartu kredit adalah salah satu alat pembayaran.

"Kartu kredit itu kan sebetulnya sebagai alat bayar ya. Jadi jangan dipakai juga untuk terlalu banyak berutang," jelas Mira.

Menurut dia, Bank BCA pun telah mempermudah para pemegang kartu kredit untuk mengelola pengeluaran lewat fitur internet banking BCA. "Ya sudah pasti lah bahwa (belanja dengan kartu kredit) tidak boleh keluar dari kemampuan itu nomor satu. Di BCA kita (pengguna) bisa cek penggunaan, tanpa harus tunggu tagihan," ujar dia.

Dengan fitur itu, pemegang kartu kredit bisa mengecek secara mandiri berapa pengeluarannya. "Kita ada dengan Internet banking bisa cek tagihan berjalannya berapa. Supaya tidak lewat. Bisa mengelola," tandasnya.

Apakah Menabung Kunci Membangun Kekayaan?

Apakah Menabung Kunci Membangun Kekayaan?

Menabung merupakan salah satu cara agar Anda bisa menjadi kaya. Namun, menabung bukanlah kunci untuk membangun kekayaan. Sebab, Anda butuh lebih dari menabung agar bisa menjadi kaya.

"Salah satu hal paling mengejutkan yang tidak disadari orang tentang uang adalah menabung tidaklah cukup," kata penasihat keuangan pribadi Ramit Sethi dilansir CNBC Make It.

Berdasarkan penelitian Allianz Life Generations, generasi milenial sebenarnya cukup bagus dalam menghemat uang. Lebih dari 40 persen dari mereka melaporkan menyisihkan uang setiap bulan. Meski begitu, tabungan Anda bisa baik untuk tujuan jangka pendek, namun belum tentu baik untuk tujuan jangka panjang, seperti pensiun atau membeli rumah.

Sebab, inflasi akan terus meningkat seiring waktu, sedangkan tabungan Anda tidak akan sanggup mengejar hal tersebut. Dengan demikian, salah satu cara untuk benar-benar menumbuhkan uang Anda adalah dengan menginvestasikannya.

Sayangnya, banyak generasi milenial yang takut untuk mencoba hal tersebut. Hanya 12 persen dari mereka menggunakan akun broker, menurut studi Bank of the West 2018. Padahal, berinvestasi tidak harus rumit atau menakutkan.

"Saya masuk ke akun investasi saya sebulan sekali dan saya menghabiskan kurang dari satu jam sebulan untuk berinvestasi," kata Sethi.

Sethi menjelaskan, Anda bisa memulai dengan berinvestasi dengan nilai rendah. Atau Anda bisa mengakses layanan seperti Betterment dan WiseBanyan yang akan memandu Anda melalui proses, sehingga memungkinkan Anda untuk mulai berinvestasi hanya dengan USD 1.

"Cara sebenarnya untuk menumbuhkan uang Anda bukan hanya menabung. Itu awalnya, tapi saya ingin Anda melangkah lebih jauh dan mulai berinvestasi."

Jumat, 22 Maret 2019

Perhatikan Tata Krama Ini Saat Liburan ke Jepang

Perhatikan Tata Krama Ini Saat Liburan ke Jepang

Jepang adalah salah satu negara yang menganut budaya konteks tinggi sehingga memberikan perhatian lebih pada sopan santun dan tata krama. Tata krama tersebut tidak hanya diberlakukan kepada warga Jepang, tetapi bahkan kepada seluruh turis yang datang.

Berikut ini adalah beberapa tata krama yang harus diperhatikan ketika Anda sedang berkunjung ke Jepang. Panduan ini akan sangat berguna untuk membantu Anda beradaptasi di sana.

1. Memberi dan menerima dengan kedua tangan

Cara menghargai sesuatu di Jepang adalah dengan memberi dan menerima dengan kedua tangan mereka, bahkan untuk sesuatu yang kecil seperti kartu nama.

2. Tidak makan sambil jalan

Umumnya orang Jepang tidak makan sambil jalan. Kalau pun mereka mampir ke stan makanan cepat saji di jalanan, maka akan dimakan saat itu juga sambil berdiri. Sementara minuman yang dibeli dari banyak mesin penjual otomatis yang tersedia di tempat umum juga langsung dikonsumsi di sana. Selain itu, mereka juga menghindari makan dan minum di angkutan umum karena dianggap sebagai suatu perbuatan yang tidak sopan, kecuali untuk perjalanan jarak jauh.

3. Tidak meninggalkan tip

Tidak seperti di Indonesia atau negara Barat, orang Jepang tidak suka bila diberi tip. Hal tersebut tidak jarang dianggap sebagai sebuah penghinaan. Oleh karena itu, ketika Anda meninggalkan beberapa lembar atau koin di meja makan restoran, maka pelayan pasti akan mengejar Anda untuk mengembalikan uang tersebut.

4. Tidak menggunakan sepatu di dalam ruangan

Lazimnya kita lihat di televisi atau dorama Jepang, mereka akan meninggalkan sepatunya di luar dan masuk menggunakan sandal yang ada di pintu masuk. Kebiasaan ini tidak hanya berlaku di dalam rumah, tetapi juga di berbagai tempat, seperti tempat ibadah, sekolah, hotel dan berbagai tempat lainnya. Sepatu yang digunakan di luar dianggap tidak bersih sehingga harus diganti ketika memasuki rumah.

5. Makan dengan sumpit

Orang Jepang akan lebih terkesan apabila Anda makan menggunakan sumpit. Namun, perlu diperhatikan, jangan sampai meletakkan sumpit tersebut secara vertikal dalam mangkuk Anda karena kebiasaan tersebut menyerupai ritual di pemakaman. Sebagai gantinya, Anda dapat memegang sumpit tersebut di sebelah piring Anda. Selain itu, hindari pula menggosok-gosokkan sumpit Anda secara bersamaan, karena kebiasaan tersebut dianggap sebagai hal yang tidak sopan.

Tips Liburan Seru Ajarkan Nasionalisme pada Anak

Tips Liburan Seru Ajarkan Nasionalisme pada Anak

Semakin berkembangnya teknologi dan arus globalisasi, rasa nasionalisme di kalangan pemuda bisa terkikis perlahan-lahan. Generasi milenial yang dekat dengan budaya modern mulai tidak mengenal budaya Indonesia.

Budaya luar yang dikonsumsi melalui film, lagu, atau tayangan di internet kerap dianggap lebih keren dan viral dibandingkan budaya asli Indonesia. Bahkan, kini ada kecenderungan anak-anak lebih suka memakai Bahasa asing untuk berkomunikasi dibandingkan bahasa ibu sendiri, yaitu Bahasa Indonesia.

Perkembangan tersebut tetap bisa dikonsumsi generasi muda tanpa harus meninggalkan budaya Indonesia. Dengan cara menyenangkan sambil liburan, bisa belajar budaya Indonesia dengan banyak cara yang menyenangkan.

Salah satunya dengan menghabiskan liburan di Kampung Warna Kolaborasi dari JAPFA yang akan digelar pada 7-11 September 2018 di AEON BSD Mall. Pada acara ini terdapat banyak spot untuk belajar nasionalisme dengan cara yang menyenangkan.

Berikut 5 hal seru yang bisa Anda temui dalam Kampung Warna Kolaborasi untuk mengajarkan nasionalisme bagi generasi milenial sembali menghabiskan waktu liburan.

1. Menonton film edukasi Indonesia

Tidak kalah dari negara-negara lain, industri film di Indonesia juga semakin berkibar. Agar generasi muda bisa makin mencintai negerinya, ia bisa diajak untuk menonton film sejarah ataupun edukasi.

Misalnya saja film Kartini dan Soekarno yang menceritakan jasa pahlawan nasional, atau film Laskar Pelangi dan Cahaya dari Timur yang bisa menyemangati anak untuk belajar dan berprestasi setinggi mungkin.

2. Mengunjungi museum

Salah satu cara untuk menumbuhkan rasa nasionalisme pada generasi muda adalah dengan mengajaknya mengunjungi museum-museum yang ada di Indonesia, seperti Museum Nasional Indonesia berisi koleksi sejarah Indonesia seperti prasasti dan keramik. Bisa juga ke Museum Fatahillah berisi penjelasan sejarah berdirinya Kota Jakarta. Dan Museum Wayang berisi lebih dari 4.000 koleksi wayang dari berbagai negara, terutama dari Indonesia.

3. Mengenalkan Cerita Rakyat Indonesia

Generasi muda jaman sekarang hafal dengan jalan cerita komik superhero dari Amerika. Tapi, mereka mungkin belum pernah mendengar serunya cerita-cerita rakyat dari Indonesia, seperti kisah Timun Mas, Tangkuban Perahu, dan Rara Jonggrang. Ada banyak hal yang bisa ia pelajari dari cerita rakyat, seperti nilai budaya dan pentingnya berbuat baik kepada sesama.

4. Mencoba permainan tradisional

Kehadiran gadget bisa membuat generasi muda ketagihan dan malas keluar rumah. Coba kurangi ketergantungan tersebut dengan mengajaknya bermain permainan tradisional seperti gobak sodor, engklek, kelerang bola bekel, congklak, dan lompat tali. Permainan ini dapat menumbuhkan jiwa sportivitas dan kerjasama.

5. Menikmati kekayaan kuliner Indonesia

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan kekayaan kuliner terbaik di dunia. Jangan sia-siakan kesempatan emas ini untuk mengajak mereka berkelana dan mengeksplor keberagaman hidangan Indonesia, mulai dari Sabang sampai Merauke.

Kafe Apartemen Unik di Vietnam

Kafe Apartemen Unik di Vietnam

Jika Vietnam ada dalam daftar destinasi wisata luar negeri Anda selanjutnya, jangan lupa untuk merencanakan wisata malam di Nguyen Hue Street di Ho Chi Minh City. Pasalnya kawasan ini terdapat sebuah apartemen yang kini menjadi tempat kongkow asik dengan beragam pilihan jajanan dan kuliner.

Menurut sejarahnya apartemen ini dibangun pada 1960-an yang diperuntukan bagi perwira militer Amerika dan pejabat tinggi yang bekerja untuk pemerintahan Vietnam Selatan. Setelah kejatuhan Saigon, beberapa apartemen diberikan kepada pekerja galangan kapal.

Seiring berjalannya waktu, kawasan Nguyen Hue, Vietnam berkembang menjadi salah satu destinasi wisata, dan para pemilik apartemen mulai menyewakan tempat mereka, inilah yang kemudian menyebabkan sebuah apartemen di Nguyen Hue Street berubah wajah menjadi tempat kongkow dengan pilihan kafe yang banyak.

Nguyen Hue Street

Yang menarik, karena bentuknya berupa apartemen, dari kejauhan kubik-kubik kedai ini tampak mencolok karena sorot lampu dan pemandangan muda-mudi yang sedang bercengkerama. Ada tangga yang menghubungkan tiap lantai. Namun bagi Anda yang baru pertama kali mampir ke tempat ini, Anda harus siap untuk tersesat sebelum akhirnya menemukan tempat yang sesuai dengan keinginan.

Ada 30 Kedai

Ada sekitar 30 kedai yang di apartemen ini, kedai-kedai ini menjadi tempat yang tepat bagi Anda yang ingin menyaksikan pemandangan Nguyen Hue Street yang syahdu di malam hari. Partea menjadi salah satu tempat menghirup teh yang asyik. Kedai teh bergaya Inggris ini sangat populer di kalangan anak muda Vietnam, dan kerap menjado tempat kongkow di akhir pekan.  

Jika Anda tidak terlalu suka the, ada pilihan kedai lain dengan beragam sajian dan atraksi wisata yang menghibur. Bagaimana, menarik bukan, ayo rencanakan liburan ke Vietnam.

Kamis, 21 Maret 2019

Penjelasan Motor Terasa Enteng Setelah Dicuci

 Penjelasan Motor Terasa Enteng Setelah Dicuci

Mencuci motor jadi hal yang wajib dilakukan secara rutin supaya motor terhindar dari serangan karat. Tidak hanya bisa mencegah karat, mencuci motor ternyata juga bisa bikin tarikan motor lebih enteng. Detikers yang peka pasti pernah merasakan beda tarikan sebelum dan setelah motor dicuci.

Apa hal tersebut benar? "Secara logika bisa jadi ada pengaruhnya," buka Stefanus Yoga, detailer dari Detailworks MotoSpa, Bintaro, Tangerang Selatan.

Menurut pria yang akrab disapa Agoy, kotoran yang menutupi bagian blok mesin dan header knalpot, bisa menghambat pembuangan panas. "Ujung-ujungnya pengaruh ke performa motor yang nggak bisa maksimal," lanjutnya.

Selain mesin, kotoran-kotoran yang menempel di sela-sela komponen motor juga bisa bikin tarikan motor tidak enak, sehingga ketika kotoran tersebut rontok karena proses pencucian, tarikan motor jadi terasa enteng.

"Apalagi di musim hujan seperti sekarang. Kotoran bakal cepat nempel di gir sama rantai, disc brake, dan juga di sil master rem belakang, sehingga kalau kotoran itu sudah mengering bikin tarikan motor kurang enak," katanya lagi.

Tapi dalam mencuci motor juga harus hati-hati ya detikers. Motor boleh dicuci secara detail sampai benar-benar bersih, tapi untuk bagian kelistrikannya jangan sampai kena air. Karena akibatnya motor bisa saja mengalami korsleting dan mesin tidak bisa di-starter.

Perhatikan Komponen Motor Injeksi Brebet

 Perhatikan Komponen Motor Injeksi Brebet

Motor injeksi saat ini mendominasi pabrik otomotif. Tentu perawatan perlu diperhatikan agar kondisi motor tetap prima. 

Saat motor bebet atau tenaga kurang maksimal, tentunya ada beberapa komponen yang perlu diperhatikan. Melansir dari halaman Suzuki.co.id, setidaknya ada dua komponen yang wajib dicek saat perawatan berkala. 

"Mulai dari selang injektor, sampai ke bagian throttle body. Dua komponen ini wajib mendapat perawatan secara berkala karena kalau dibiarkan bisa sangat berpengaruh terhadap performa mesin," tulis laman Suzuki.

Bukan tanpa sebab, tugas injeksi pada motor sistemnya adalah menyuplai bahan bakar ke ruang pembakaran. Bila tidak dirawat, injektor berisiko mampet karena tersumbat kotoran. 

"Umumnya pengecekan dilakukan setiap interval 8.000 km," tulisnya.

Selain membersihkan selang injector dan throttle body, ada komponen lain yang juga patut diperhatikan, yakni kondisi busi dan filter udara.

Laman tersebut menyarankan agar setiap kelipatan jarak 8.000 km memeriksa busi dan filter udara juga penting untuk dilakukan. 

Busi memiliki fungsi untuk memercikkan api ke ruang bakar. Kalau pengapian dari busi terhambat, bensin berisiko terbuang sia-sia dan proses pembakaran tidak maksimal. 

Namun untuk filter udara, sebaiknya dicek dan dibersihkan tiap 2.000 km. Dengan rutin membersihkan filter udara, kepastian ruang bakar mendapat asupan udara yang bersih menjadi lebih terjamin.

Nah itu tadi detikers, seputar motor brebet di motor injeksi, jadi rumor motor injeksi tanpa perawatan dibanding karburator tidak sepenuhnya benar ya.

Bintang Muda Real Madrid ini Pernah Tolak Barcelona

Bintang Muda Real Madrid ini Pernah Tolak Barcelona

Bintang muda Real Madrid Vinicius Junior mengungkapkan Barcelona pernah berjuang keras untuk memboyongnyake Camp Nou. Tapi, ia menolak tawaran tersebut.

Vinicius merupakan salah satu pemain muda terbaik dengan potensi luar biasa. Di usianya yang baru 18 tahun, dia sudah jadi pemain kepercayaan Real Madrid di era Santiago Solari.

Vinicius percaya diri bermain dengan tim yang lebih senior. Namun sebelum bergabung dengan Real Madrid, ia ternyata pernah menghadapi keputusan yang membingungkan.

Sebab selain Real Madrid, Vinicius juga mendapat tawaran dari Barcelona. Tapi, pada akhirnya ia memilih Real Madrid. Selain lebih menjanjikan, oa merasa optimistis dengan proyek Madrid.

Proyek Madrid

Vinicius mengaku pada awalnya tidak tahu-menahu dengan tawaran Madrid dan Barca, dia meminta Ayahnya untuk mengurus semua itu, barulah ketika dia mengunjungi dua klub tersebut Vinicius tahu bahwa dia diminati dua klub besar - dan dia memilih Madrid.

"Ayah saya tidak pernah memberi tahu soal ketertarikan apa pun sampai Barcelona dan Real Madrid," ujar Vinicius kepada Cadena Ser.

"Lalu kami mengunjungi kedua klub dan saya menyukai keduanya."

"Barcelona ingin membayar saya lebih besar tetapi kami menginginkan proyek yang terbaik serta Marcelo dan Casemiro berbicara pada saya dan membantu saya membuat keputusan," lanjutnya.

Berjalan Cepat

Lebih lanjut, soal adaptasinya, Vinicius mengakui semuanya berjalan begitu cepat. Dia merasa semuanya berjalan baik dan kemampuannya juga meningkat. Bagaimanapun, dia siap memberikan yang terbaik.

"[Adaptasi] semuanya berjalan begitu cepat. Marcelo dan Casemiro memberi tahu saya bahwa semua di sini berjalan sangat cepat."

"Tidak ada yang membayangkan saya akan bermain di luar Brasil. Saya perlahan-lahan jadi lebih baik," tandas dia.

Sayangnya, proses adaptasi Vinicius cukup terhambat karena saat ini dia harus menepi cukup lama lantaran dihantam cedera.

Rabu, 20 Maret 2019

Begini Caranya Agar Anak Menyukai Matematika

Begini Caranya Agar Anak Menyukai Matematika

Matematika kerap kali menjadi pelajaran yang tak disukai anak didik. Mereka terkadang menyerah, bahkan baru mendengar namanya saja enggan. 

Matematika seolah monster yang menakutkan. Tak jarang guru matematika juga kerap kali tidak dirindukan anak didiknya. Lantas, bagaimana caranya agar anak-anak menyukai dan meyakinkan bahwa matematika itu gampang? 

Berikut tips yang diberikan untuk mengenalkan matematika kepada ada: 

1. Masuk ke dalam dunianya 

Dunia anak-anak adalah dunia bermain, penuh keceriaan dan ketulusan. Kenalkan lewat dunia anak-anak dari yang mereka alami, salah satunya melalui aktivitas bermain. 

Sentuh mereka dengan kapasitasnya sebagai anak-anak. Di situ kita menyelami dunianya. Maka kita bisa membangun aspek pengetahuan mereka. 

2. Tunjukkan benda konkret untuk memulai 

Tumbuhkan kreativitas mereka. Seperti yang mereka alami saat bermain seperti bola, kelereng, mobil-mobilan dan sebagainya.

3. Kenalkan konsep visual 

Bisa diawali dengan benda-benda konkret yang dilakukan secara visual. Hal ini cepat menangkap aspek kognitif mereka. Karena untuk anak usia SD/MI masih dalam pemahaman konkret 

4. Aplikasikan lewat pengalaman 

Kemampuan setiap anak berbeda. Untuk memahami matematika perlu ada penerapan dalam kehidupan sehari-hari. 

Bisa melalui media gambar maupun elektronik sebagaimana fungsi media untuk membantu peserta didik dari hal yang abstrak ke hal yang konkret. Anda bisa dilihat dari gaya belajar anak, ada visual, audio atau psikomotorik.

5. Eksplorasi kemampuan kognitif 

Melalui latihan soal, kuis atau tugas mandiri/ kelompok. Eksplorasi kemampuan matematika bisa dituangkan lewat serangkaian tugas baik secara mandiri maupun struktural. Tugas-tugas ini untuk mengevaluasi hasil pembelajaran mereka. 

6. Jangan bosan mengulang 

Karena pembelajaran akan berhasil apabila dilakukan secara berulang-ulang. Bisa itu karena biasa. Berikan dukungan dan motivasi kepada anak-anak didik kita agar mereka giat dalam aktivitas belajar dan berkreasi.

7. Berikan penghargaan 

Ketika anak didik kita bisa mengerjakan matematika, berilah penghargaan. Tak harus materi, penghargaan bisa berupa acungan jempol, tepuk tangan dan kata-kata luar biasa seperti hebat, oke, pintar, dan sebagainya. 

8. Belajar rutin dan kontinu 

Belajar akan berhasil jika dilakukan secara rutin karena pengetahuan yang mereka dapat akan melekat dan membekas.